alifk08's blog

mencari dan memberi yang terbaik

Posted by alifk08
March - 28 - 2011
Google-Android

Semua orang yang sering melakukan browsing dan surfing di dunia maya insya Allah tidak asing lagi dengan kata-kata Android. Suatu operating system yang tertanam pada smartphone. Lalu bedanya dengan mobile phone biasa? Bedanya adalah, smartphone mampu melakukan proses komputasi layaknya komputer. Seperti management memori, managemen sumber daya, men-scan barang, menggunakan teknologi GPS, membaca dokument, dan masih banyak lagi. Tentu saja kita tidak bisa mengandalkan Java Micro Edition untuk melakukan semua itu. Java ME tidak memiliki kemampuan menyimpan data secanggih Relational Database Management System sehingga program yang dikembangkan kurang bisa melakukan komputasi dengan baik. Selain itu, perangkan mobile  cell phone memiliki battery yang daya listriknya cepat habis. Selain itu alat tersebut tidak mampu mengkases hotspot untuk menggunakan wireless(werlesan : bahasa mahasiswa). Semua kekurangan dari cell phone dapat diatasi dengan munculnya smartphone. Dengan demikian smarthphone bisa menjadi suatu alat baru yang mengkombinasikan antara komputer dengan telepon selular.

Operating system adalah suatu sistem yang menjembatani antara manusia dan software dengan mesin. Kita manusia tidak dapat secara langsung memerintah komputer atau mesin dalam menjalankan suatu instruksi. Gampangnya, kita butuh translator untuk berbicara dengan mesin. Translator itu adalah sistem operasi (Operating System). Sistem operasi juga mengatur sumber daya yang terdapat pada suatu mesin. Jika kita memiliki RAM 1 GB, maka sistem operasi akan mengatur, program A mendapat tempat di RAM 200MB dan program B dengan jatah tempat di RAM 300MB (contoh).

Pada tahun 2005, Google mengakuisisi Android Inc yang pada saat itu Android Inc dimotori oleh Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Setelah melakukan akuisisi, google mulai melakukan ekspansi dan penelitian secara intensif mengenai Andorid. Dua tahun kemudian, tepatnua pada tanggal 12 November 2007, Google bersama Open Handsate Alliance (OHA)-konsorium perangkat mobile terbuka- merilis Google Android SDK. Rilis tersebut disambut antusias oleh para programmer dan media IT karena dengan pembuatan SDK tersebut, para programmer dapat ikut serta mengembangkan dan menciptakan program.

Google Android SDK memiliki fitur yang lengkap dalam rancangan pengembangan perangkat lunak. Fitur-fitur tersebut adalah Sistem Operasi, Middleware, dan Aplikasi utama untuk perangkat mobile. Dengan fitur-fitur tersebut, programmer dan developer dapat dengan leluasa mengembangkan software berbasis Android baik dari pengembangan inti sistem atau sebatas perangkat lunak biasa.

Andorid dibangun pada Linux Kernel dengan sebuah mesin virtual yang telah didesain untuk mengoptimalkan penggunaan sumberdaya memori dan hardware pada lingkungan perangkat mobile. Mesin virtual pada Android disebut dengan Dalvik. Tugas dari dalvik adalah sebagai intrepreter yang  nantinya akan memetakan eksekusi memori sehingga program menjadi lebih efesien. Hasil dari Dalvik akan membentuk suatu file yang disebut dengan Dalvik Executable (*.dex) Karakteristik dari Dalvik Virtual Machine (DalvikVM) adalah DalvikVM berbasis register. Karena formatnya berbasis register, DalvikVM mampu membaca file class yang dibentuk dari kompilasi Java. Dengan berbasis register, DalvikVM telah mengoptimalkan kinerja processor sehingga proses komputasi menjadi lebih cepat.

Android pada saat ini telah diterapkan tidak hanya di smartphone, namun juga diterapkan ada tablet, internet tablet, E-Book Reader, Laptop, dan gadget lainnya. Dengan begitu akan sangat berharga sekali mempelajari platform Android ini, dengan arsitekturnya yang terbuka, maka platform android adalah platform masa depan

Wallahu’alam

Sumber refrensi:

Mulyadi. 2010. Membuat Aplikasi untuk Android. Yogyakarta: Multimedia Center Publishing

Leave a Reply

About Us

Flickr